Kumpulan Puisi

Lelah Menggapai

MENGAPA DIAM

 

Kembali kudengarkan

Nyayian hati menyayat sukma

Tangis pecah mengurai air mata

Semua belum seberapa

Atas tanya

Kemana titah Tuhan yang ia senandungkan selama ini ?

 

Kembali kulihat

Pukulan jiwa mengalirkan amarah

Cacat fikiran menghambat imajinasi

Semua belum seberapa

Atas tanya

Berapa banyak titah Tuhan yang ia abaikan selama ini?

 

Kembali ku ucapkan

Pesona sujud dalam butir air mata

Ratapan kasih di setiap lembar hari

Semua belum seberapa

Atas tanya

Untuk apa titah Tuhan yang ia sandang selama ini?

 

Mengapa menyesali ucapmu?

Mangapa menyesali tingkahmu?

Atas tanya

Mengapa tak pernah engkau sesali?

Mengapa kita diam

09 juni 2008

***

 

 

 

 

 

Jangan ditanya !

 

Jangan ditanya ?

Kemana dia bawa cintanya

Walau terpenjara di sudut batinnya

Walau terpahat di sudut kaku beku

Walau dia telah belajar

Mengenal jiwa yang terkoyak cinta semu

 

Dia akan cukup untuk cintanya

Dia juga nyawa

Dia juga amanah adam dan hawa

Dia, bahkan umat baginda nabi yang juga merasa

Yang juga terluka dihantam ritme kehidupan

 

Dia hanya secuil dahaga yang menerobos dalam tangis dunia

Dia hanya sepersekian luka yang mendarah daging dalam kerinduan

 

Telah ia kecup lewat nisan

Telah Ia isyaratkan dengan mata hati

Telah Ia lantunkan lewat do’a suci

Jangan Tanya lagi!

Kemana ia bawa cintanya …….

***

 

Demi Rindu

 

Kerinduanku ……

Hingga jiwa berpisah diragaku

Hingga jasadku berkalang tanah

Hingga ragaku tak bersulam kasih

Hingga kantukku terurai dalam peraduan

Hingga perihku beralaskan kubangan

 

Tapi tak tersentuh

Oleh mereka yang tak bermuara

Tapi tak terjamah

Oleh mereka yang tak berkiblat.

 

***

 

 

Senandung dalam diam

 

Setitik hitam jadi misteri dalam hidupku

Percuma kutelusuri

Karena waktu jawaban tepatnya

 

Sepercik darah jadi luka untukku

Percuma kumerintih

Karena tangispun tak ada gunanya

 

Segenggam ego jadi rusuk untukku

Percuma ku meraung

Karena diam pun senilai adanya

 

Aku hanya menunggu kedatangan itu

Mozaik kelabu yang menjanjikan hari esok

Dalam memori tergenggam

Lenyap….

Dalam hitungan detik tanpa keteraturan …….

 

***

 

 

 

 

 

 

Aku berguru

 

Dalam kemarau

Aku berguru

Panas bumi dalam setiap tapak kaki

Mengajarkanku melangkah dalam kehidupan yang panjang

Maka disaat itu ketegaran merasuk dalam perguruanku

 

Dalam hujan

Aku berguru

Saat yang layu bermekaran

Menampilkan pesona anggun warna dunia

Maka di saat itu keindahan merasuk dalam perguruanku

 

Dalam embun

aku berguru

sat tets demi tetes menyejukkan kalbu

menjanjikan mahkota ketenangan batinku

maka di saat itu kedamaian merasuk dalam perguruanku

 

dlam ombak

aku berguru

menari dlam setiap gulungannya

menawarkan imaji memberontak terbang

maka disaat itu keberanian merasuk dalam perguruannku

 

di setiap perputaran waktu

aku berguru

hari yang kulalui adalah buah fikiranku

kumaknai hariku sebagai pertumbuhan usiaku

maka disaat itu ketabahan merasuk dalam perguruanku

 

aku takkan lelah berguru.

 

 

BIAS

 

Kau tampak diam hari ini

Memucat warna di wajahmu

Sembab matamu kian meyakini

Ada ragu dalam haru

 

Bias pasrah kian jelas

Seiring waktu pudar lalu

Kemana senyum itu manis ?

Jauh pergi adalah jawabmu.

 

 

JIBER

 

Bersembunyi dibalik hijab

Nampak bagai orang tak berdosa

Kala malam menghampiri

Kembali kau duduk di tumpukan nista

 

Nakal matamu liar sangat

Bagai kucing yang mengintai

Itulah dirimu…..

Jiber

 

Menutupi dosa dengan hijab

Penuh dusta senyuman itu

Jijik kau memandang kearahmu

Berlalu pergi aku darimu.

 

 

 

 

 

 

LELAH

 

Ada rasa yang mendera

Beban berat dalam dada

Menuturkan kisah perjalanan

Antara hidup dan kematian

 

Maukah engakau mendengarkan

Kawan lihatlah nanar

Memerah mata

Bagai bara yang menyala.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s