Cara membuat foto 360˚

Salam, jumpa  lagi kita setelah sekian lama kita tidak berjumpa karena akhir-akhir ini kita jarang sekali update atau mengirim postingan di blog Rudyrustam . Untuk postingan pada kesempatan ini kita akan coba mengetengahkan Cara Membuat Photo Spheres 360 Derajat Dengan Kamera Digital yang mana cara ini tidaklah terbilang sulit. Namun sebelumnya, baiklah kita terangkan dulu apa itu photo sphere 360 derajat atau lebih kerennya disebut juga photo Street View.

Sudah tahu kan foto panorama 360 derajat/spherse atau stretview ?  Kalau belum tahu, itu tuh foto yang bisa dilihat atas, bawah, kiri, kanan, depan, belakang lengkap alias kelihatan seperti apa yang fotografer lihat. Sebenarnya foto 360 itu ada banyak formatnya, salah satunya yang akan saya bahas adalah format Equirectangular atau foto tampilan 360° x 180° populer juga dengan nama full spherical panorama, juga VR Photo (Virtual Reality Photography). Kalau pernah lihat street view di Google Earth atau Google Maps, seperti itulah foto equirectangular.

Photo sphere atau Street View adalah photo yang menampilkan semua sudut pandang disekeliling kita, atas-bawah, depen-belakang dan kiri-kanan tanpa ada yang luput terlihat. Photo sphere atau street view ini bisa kita temui didaerah-daerah dan titik-titik tertentu jika kita mengakses Google Maps di internet lewat komputer, leptop ataupun ponsel android.

Untuk salah satu contohnya bisa pembaca lihat pada gambar dibawah ini!.
Segeri dalam Strett viewSegeri dalam Strett view

Itulah bentuk dari tampilan photo street view atau photo sphere yang di buat langsung oleh team Google Maps Streetview.

 

Untuk gambar baku dari photo diatas, ada di bawah ini.

Foto di atas dibuat dari gabungan 29 gambar yang disatukan. Foto 360 derajat ini bisa digeser-geser, sesuai keinginan kita. Di zoom out dan zoom in pun bisa. Obyek gambar pun bisa bermacam-macam, bisa indoor atau outdoor. Sebelum mulai ke cara pembuatannya, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang peralatan yang dibutuhkan.

Kamera
Pada dasarnya semua jenis kamera bisa digunakan untuk membuat foto 360° ini, baik kamera handphone atau kamera digital dan DSLR. Tapi paling umum (dan paling gampang) adalah menggunakan kamera digital dan DSLR. Untuk kamera digital dan DSLR, semakin besar sensornya maka semakin gampang proses pembuatannya dan bagus hasilnya.

Lensa

Sekali lagi, lensa apapun bisa digunakan. Namun alangkah baiknya jika lensa yang digunakan Sekali lagi, lensa apapun bisa digunakan. Namun alangkah baiknya jika lensa yang digunakan adalah yang focal length-nya kecil. Lensa kit DSLR pada umumnya menggunakan 18-55 mm. Kalau DSLR yang digunakan selain full-frame, maka kita perlu tahu standar 35mm-nya, karena ada yang namanya crop factor. DSLR dengan sensor APS-C misalnya, crop factornya adalah 1,6. So ketika menggunakan lensa 18mm, maka focal length equivalennya adalah 1,6 x 18 = 28,8mm. Jadi, lensa 18 mm pada 60D atau 550D, field of view-nya sama dengan focal length 29 mm pada 5D atau 6D.

Peralatan
Peralatan lain yang dibutuhkan adalah panohead dan tripod. Panohead adalah alat sebagai dudukan/pangkon kamera agar ketika mengambil gambar 360° tidak terjadi parallax. Apa itu parallax? Parallax adalah perbedaan perspektif gambar yang terekam kamera karena posisi pupil lensa kamera yang berubah. Parallax mengakibakan gambar sulit (atau bahkan gagal) untuk disatukan. Panohead ini lumayan mahal harganya dan jarang yang jual di Indonesia. Saya pernah tahu sebuah website luar negeri yang menjual paling murah $100. Jangan khawatir, bisa bikin sendiri kok.

Menggunakan aplikasi Street View

Anda dapat melihat, membuat, dan memublikasikan foto 360˚ dengan aplikasi Street View.
Cara mendapatkan aplikasi Street View

Unduh versi terbaru aplikasi Street View.

Android
iPhone/iPad

Cara melihat foto 360˚

Untuk melihat foto 360°, ikuti langkah-langkah berikut.

Buka aplikasi Street View .
Di bagian atas, sentuh salah satu dari tab ini:
Koleksi: Foto 360˚ yang populer dari seluruh dunia.
Jelajahi: Foto 360˚ terpopuler dari tampilan peta Anda.
Profil: Foto 360˚ yang Anda publikasikan ke Maps.
Pribadi: Foto 360˚ yang Anda buat tetapi belum dipublikasikan.

Membuat foto 360°
Ponsel atau tablet

Buka aplikasi Street View .
Ketuk Buat +.
Di kanan bawah, ketuk Jepret .
Ambil foto Anda.
Di bagian bawah, tekan Selesai Selesai.
Foto 360˚ Anda disimpan di tab “Pribadi” dan di ponsel atau tablet (kecuali setelan ini dinonaktifkan).

Kamera 360°

Aktifkan kamera 360˚.
Pada ponsel atau tablet, buka aplikasi Setelan.
Hubungkan ke jaringan wifi kamera 360˚ (yang berakhiran “.OSC”).
Ricoh Theta S: Sandi default adalah rangkaian 8 angka setelah “XS” di bagian bawah kamera.
iris360: Sandi default adalah “iris-360”.
Buka aplikasi Street View .
Di kanan bawah, Anda akan melihat tombol kamera tertaut yang berwarna biru apabila sudah terhubung.
Pegang kamera 360˚ tinggi di atas kepala Anda atau pasang di tripod dan beranjaklah menjauhi kamera.
Penting: Jangan memegang kamera 360˚ di depan Anda karena jika Anda terlihat dalam gambar, Google Maps mungkin akan menolak gambar tersebut.
Ketuk tombol kamera tertaut.
Di tab “Profil”, Anda akan melihat foto kecil berwarna abu-abu. Foto akan menjadi penuh warna jika sudah dapat dilihat atau dipublikasikan.

Lihat kamera yang harus digunakan dan kiat untuk membuat foto 360˚.
Memublikasikan foto 360˚

Buka aplikasi Street View .
Pada “Pribadi”, ketuk Pilih.
Pilih satu atau beberapa foto 360˚ untuk dipublikasikan.
Ketuk Unggah .
Ketuk Publikasikan. Anda akan melihat foto 360˚ Anda di “Profil”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s