Kata hati

Dikala aku terpuruk, kemana lg aku mencari seseorang untuk mendengar keluh kesahku. Ingin kembali ke masa lalu, namun bukankah itu berarti aku lebih jauh menyelami keterpurukan ?ada sekumpulan ego yg membatu di dalam diri, ego yg entah dari mana datangnya. Sesaat aku mencoba mencari akar dari semua ini. Tetapi aku tetap tak menemukannya.

Berawal dari sebuah bahagia  semu,  berharap kan terus terjadi,  meski ku tahu ini hanya sesaat, aku tetap  berupaya. Bukankah mimpi  indah itu pasti terwujud ???

Kita sadar bahwa, kita semua memiliki impian yg indah. Menelisik waktu, memilah kehidupan. Apakah sebenarnya arti  sebuah keadilan. Kujalani semua yg kau inginkan..tp apa …?????

Kau, tahu hal kau  jalani adalah keliru, tapi kau  tetap melakukannya, sadarkah kamu siapa yg menjadi korban ????? Aku. Buah  hati kita, putri yg selalu merindukan belaian kasih dari seorang bapak.anak yg selalu membuat saya bertahan dalam kondisi ini, amanah yg dititipkan Tuhan kepadaku.jika kelak aku tak  dapat melihatnya tumbuh dewasa, ceritankanlah ia tentangku, sehingga  ia pun memiliki secuil kebahagiaan dan mengerti  kebenaran. Jangan pernah kau racuni ia dengan karangan cerita bohong, yang hanya untuk kepentingan egomu dan keluargamu.

Demi Tuhan, meski  mentari terbit dari arah barat. Ia  tetaplah darah dagingku . anak yg begitu kau harapkan  dariku. Demi masa. Janganlah kau racuni pemikirannya dengan dusta yg kau buat. Jangan  buat ia membenciku karenamu.

Cukuplah dirimu yg tak suka  kepadaku…. Cukuplah orang tuamu yg jijik memandangku. Cukuplah mereka yang dibutakan hati untuk melihat kebaikan orang lain.

Aku sadar. Tak seorangpun yg mau peduli terhadapku. Karena aku bukanlah siapa-siapa. Dimata kalian. Aku hanya seorang lelaki  tanggung. Yg dapat dimanfaatkan jika diperlukan. Tak punya pengaruh, tanpa arti serta  bisa dibodohi.

Tp sadarkah kalian…?????????????

Lelaki ini pun, pernah membuatmu tertawa, pernah juga mebuatmu bahagia. Bahkan lelaki inipun tak jarang betindak bagai budak paling setia kepada majikannya. Apakah ini semua adalah tuntutan ???????

Bukan.!

Tidak.!

Ini hanyalah sebuah ungkapan perasaan yg tak berarti apa-apa. Tp niscaya  kelak berbuah “Ketegaran” untukku.

Makassar, 9 January 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s