Gelisah

Ketika ku coba untuk memberikan yg terbaik, ada sekumpulan asa menuntuntunku untuk melakukan itu.berharap akan sebuah kabahagian, hingga sempurna mahligai kehidupan

Pernakah kau merasa bahwa, apa yg diberikan oleh orang yg mestixa menyayangi kita, terasa mengekang dan tidak adil ?

Mengapa meraka selalu menentukan andil untuk perjalanan bahtera kita? Apakah tak cukup dengan nasehat dan tuntunan ?

Itulah manusia, ego yang menganga membuatnya lupa kan arti hidup, hak dan kewajiban serta selalu merasa benar . sadarkah kita akan semua ini ?

Terlalu banyak aral yg merintang, cukup sudah cobaan yg menerpa, jangan lagi ada bayang –bayang kelam yg menghantui. Jalani hidup dengan apa adanya. Kesederhanaan dan rasa syukur cukuplah membuat kita memahami reski yg diberikan  oleh tuhan kepada kita.

Aku lelah menjalani hidup seperti ini, hidup bagai penyamun, terbahak namun menagis, merasa sunyi di di keramaian, menrintih meski tak luka, terburu rasa bersalah .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s